Do Not Open Windows

Sahabat, Hari ini saya masih dalam masa rehat beraktivitas. Seperti biasa saya nongkrong di sebuah warkop dengan beberapa teman sambil bertukar pendapat tentang aneka macam peristiwa yang sudah terjadi. Pada dasarnya saya anti pada cerita yang berbau politik dan sebisa mungkin berusaha untuk tidak terlibat dalam percakapan yang berbau politik. Alasannya sangat sepele sahabat, Karena politik itu selalu berkesinambungan tanpa ujung yang jelas sehingga diperlukan lidah yang terlatih untuk menjabarkannya pada yang lain. Sayangnya lidah saya ini tidak pernah dilatih untuk membahas tentang politik apalagi tentang politik tingkat tinggi yang sering kita saksikan dimedia massa.

Oleh karenanya pada hari ini saya ingin berbagi cerita “asal” pada sahabat yang sekiranya masih betah berkunjung dipondok buruk ini. Cerita “asal” ini saya dapatkan dari seorang teman tadi malam ketika saya sedang tahlilan dirumah Pak Keuchik atau Lurah yang sedang mendapat musibah. Silahkan sahabat simak, Asal sahabat tersenyum dan tertawa sedikit saya sudah merasa sangat bahagia karena sudah membantu peredaran darah dalam tubuh sahabat menjadi lancar. Jangan bingung jika saya hubungkan tersenyum dan tertawa dengan peredaran darah, dulu ketika saya sedang sakit pak dokter pernah bilang, Jika ingin cepat sembuh banyak – banyaklah tersenyum dan tertawa sehingga akan memicu peredaran darah dalam tubuh berjalan dengan lancar.

Cerita kita hari ini begini:

Zulki adalah seorang alumni SMU yang baru saja diterima bekerja pada sebuah NGO asing di Banda Aceh dan ditempatkan bekerja pada ruangan ber-air conditioner  alias AC dan satu unit komputer.
Suatu hari disaat dia diminta mengetik laporan, tiba-tiba sang bos masuk dan marah-marah.
“Hei! Kamu menulis dengan WordStar DOS ya?” hardik si bos yang orang bule itu. “Sekarang sudah tahun 2011, harusnya kamu menggunakan Microsoft Word!” Tambah si Bule dengan mata melotot.
“Habis, ruangan ini ber-AC sih, Pak,” jawab Zulki santai. Si Bos melengak
“Lho, apa hubungannya?” tanya si bos.  
“Bos lihat saja sendiri ke AC itu!” si zulki beralibi sambil telunjuknya mengarah ke AC yang menempel didinding.
Si bos pun melirik ke arah AC. Di bawahnya ia melihat tempelan tulisan ‘Air conditioned room. Do not open windows!’
“Kalau buka Windows saja tidak boleh, bagaimana saya mau buka Microsoft Word? Padahal saya diharuskan patuh pada peraturan disini!” timpal Zulki.

Si Bos dengan muka merah padam berkata pada zulki. “Makanya, jangan tertidur saat dulu belajar bahasa Inggris!” Setelah berkata demikian si Bos keluar dan meninggalkan zulki. Zulki termenung, dia merenung sambil otaknya mencari dimana kesalahan yang telah dibuat sehingga membuat sibos marah – marah.  

Kasihan si Zulki yang resah bin gelisah memikirkan penyebab si bos marah padanya, padahal dia sudah berusaha untuk maksimal bekerja sesuai aturan dan dosis yang berlaku dan senantiasa mengingat pesan emak dirumah agar selalu mengikuti instruksi di ruangan kerja. Tapi kenapa si bos marah…???

Jika sahabat ada yang tau jawabannya, tolong kasih tau pada Zulki ya…Terima kasih atas partisipasi sahabat pada Zulki, semoga Allah, Tuhan yang maha esa memberikan kesehatan dan hidayahnya pada sahabat semua. Aamiin…

Saleum dmilano

I am sorry…Sir

Seorang bule tersenggol seorang pemuda kampung…”I am sorry…Sir” sang pemuda minta maaf (dan hanya itulah ucapan Inggris yang ia kuasai).

Sang bule merasa bersalah juga karena telah menghalangi jalan si pemuda. Kemudian ia berkata:
“I am sorry too.”

Si pemuda melanjutkan (saking gugupnya): “I am sorry three.”

Benar-benar bingung nih si bule “Sorry three? Sorry for…?”

Jawab si pemuda dengan PeDe: “For five..Sir!”

Si bule bingung: “Are you sick?”

Si pemuda menjawab: “No, i am seven, Sir!”

:D     :D     :D

(sumber: kaskus)

(humor ) Cerita dari Pariaman

Malam ini sangat dingin dibanda aceh, karena hujan baru saja turun dengan deras. Sembari jari ini bermain di keyboard laptopku yang tersayang sejenak saya meminta izin secara resmi kepada dunsanak (saudara) yang mungkin tidak bisa menerima kisah lucu yang baru saja saya dapatkan dari sebuah site.

Cerita tentang terima atau tidak terima sebaiknya saya ungkapkan dulu sebelum nanti saya di kritik habis2an oleh dunsanak yang tidak terima. hhhhmmm… masalahnya apa sih? :)

Begini dunsanak, ada sebuah cerita yang bisa membuat kita tertawa, namun dalam bahasanya menggunakan bahasa sebuah daerah yakni Padang, kalau didaerah kelahiran saya di aceh ada juga menggunakan bahasa tersebut. Bagi saya pribadi cerita ini hanya bersifat hiburan semata dan mohon jauhkan pikiran provokasi terhadap cerita yang saya posting ini. setuju…???

Setujuuuuuuuuuuuuuuuuu……..!!!!! :D

okaylah kalau begitu, langsung cekidot…… :D Baca tulisan ini lebih lanjut

Si Bau yang Aduhai

Kentut sering dijauhi, kentut sering dihina, kentut sering dianggap anak haram karena kadang nggak diketahui siapa yang melahirkannya ke dunia ini, mari kita liat masa lalu kentut… ( kasian mereka…) :-D

Kenapa saya posting tentang kentut? ada yang tau ga….?? :) gak usah dijawab kalau ga tau, :) pasti salah lagi. Gini sob, mumpung sekarang saatnya otak kiri kanan saya sedang butuh refreshing, jadi segala ide yang berat berat dan sarat sarat terpaksa saya gudangkan dulu tuh dibalakang rumah, gak nampak kan? :D mereka terpaksa saya tutup dalam kelambu hitam supaya tetap original. gak nyambung men…!!! :)

Oke,… mari kita kembali ke si bau alias kentut yang saya sudah janjikan dibahas disini. sebelum membacanya saya anjurkan untuk menjauh dari dunia ramai supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. :)

Cekidoottttt…..!!!!

Baca tulisan ini lebih lanjut