Mencari Perhatian Ala Pin Tail

“SEGALA sesuatu itu dinilai berdasarkan penampilannya. Apa yang tidak terlihat, maka itu tidak berarti sama sekali. Setiap orang butuh perhatian”. Begitulah si Iskandar alias Cek Is memberikan buah pikirannya sore itu disebuah acara “duek meukupi”( duduk sambil ngopi).šŸ˜€

Masih menurut Cek Is, “Beragam cara akan dilakukan untuk menarik perhatian. Apakah dia itu pejabat, politisi, artis, cewek mengharap perhatian cowok. Singkatnya sekali lagi semua orang ingin diperhatikan. Hanya pencuri, perampok dan sejenisnya yang menghindar dari perhatian orang”. saya manggut – manggut mendengar celotehannya yang terkadang “enak” dikuping. “Namun bagaimana cara yang dilakukan untuk mendapatkan perhatian. Ini akan sangat tergantung orangnya. Percaya atau tidak, ada orang yang rela membayar berapa pun hanya untuk mendapatkan perhatian. Malah ada yang tak takut mati demi sebuah perhatian”. ujarnya. Lalu dengan santai Cek Is meneguk kopi hingga tinggal setengah cangkir. Dia haus nampaknya setelah ngoceh dari tadišŸ™‚ Ungkapan Cek Is ada benarnya juga. Bagi dia yang jauh lebih tua dari saya sudah sangat paham dengan arti kata perhatian, dan bagaimana mendapatkan dan juga mengaplikasikan saya rasa Cek Is jauh lebih paham dari saya. Hingga saat terakhir kami duek meukupi, Cek Is sudah banyak memberi saya pemahaman terkait arti dari sebuah perhatian.

Kembali kita ke laptop, dalam banyak kasus, orang akan mencoba mengalihkan perhatian dengan menciptakan kesan untuk sebuah perhatian baru demi memudarkan apa yang bisa menurunkan tingkat perhatian padanya. Ini umumnya dilakoni oleh mereka yang disebut politisi. Media juga sering dipakai untuk tujuan sebuah perhatian.

Banyak sudah kata perhatian yang terulang dalam tulisan ringan ini. Tapi karena ini ranahnya dmilano ya tak soal. Tak perlu seserius ruang susut sebelahnya. Sangking banyaknya saya menulis kata perhatian, jadi lupa menyebutkan hubungan Pin Tail yang jadi judul di blog dmilano ini dengan sebuah perhatian.

Baiklah, perhatianā€¦perhatianā€¦ini kisah Pin Tail dengan upaya mencari perhatian saya mulai. Pin Tail adalah seekor tawon yang kisahnya diabadikan dalam kisah perumpamaan klasik di India. Si Pin Tail yang saya sebut sekarang ini mungkin juga ada di sekeliling kita dalam upayanya merebut perhatian pihak tertentu.

Suatu ketika dalam almanak yang tak jelas disebutkan hari, tanggal, dan tahun berapa, Pin Tail si Tawon haus ketenaran masuk keĀ  Istana Raja dan menyengat si pangeran kecil yang sedang tertidur di ayunan. Sang pangeran terjaga dan menjerit keras, seisi istana pun heboh. Para penghuni istana mencoba menangkap Pin Tail, tapi malah hampir semua mereka disengatnya.

Sebelum Pin Tail mati akibat ulahnya itu, ia berkata pada dirinya. ā€œMemiliki nama tanpa ketenaran seperti api tanpa lidah apiā€. Makanya sampai sekarang setelah berbilang abad nama si Pin Tail tetap abadi dalam kisah klasih perumpamaan di negeri Sungai Gangga itu. Juga hari ini ia tenar sampai kepada Anda karena saya sudah menyebutnya tujuh kali.

Watak si Pin Tail merupakan watak kebanyakan orang yang ambisius. Tidak ada yang lebih menarik dari pada menarik perhatian orang – orang, bertapa pun harganya kata beberapa orang. Tapi janganlah meniru Pin Tail hanya untuk sebuah ketenaran.
Saya sarankan carilah perhatian dengan santun tanpa harus ambil resiko merugikan orang lain dan bahkan sampai kehilangan nyawa. Jangan jadi Pin Tail.

Saleum

Saleum meutuwah loen hato bak droe Cek IskandaršŸ™‚

15 comments

  1. tak perlu lah bang cari2 perhatian, yg penting kita terus berusaha untuk berbuat yang terbaik dalam masyarakat..šŸ™‚

    salaam

    1. saya setuju dengan itu bang mab,šŸ™‚
      saleum

  2. kalau kita berbuat yg bermanfaat untuk sekitar pasti nanti juga dilirik, tanpa pakai caper, ckikik..

    Salam

    1. betul sob,šŸ™‚
      saleum

  3. Sekarang banyak cara Bang untuk tenar, untuk cari perhatian tinggal unggahan video yang paling norak sambil joget2 ga jelas, udah dehh,, tapi yang kaya gitu kan sifatnya ga lama.
    Saya mah pengennya tenar karena kualitas diri saya. Bukan karena saya siapa tapi apa yang telah saya kerjakan dan bermanfaat dengan orang lain. duileh bahasnya,,,,hehehe

    1. itu lebih bagus lagi sob,…. šŸ™‚

  4. menaati petuahmu… insyaAllah..

    sedj

    1. ambil yang baik dari tulisan saya bang, yang gak penting buang… hahaha
      saleum

  5. Salam Takzim
    Izin nyimak sambil nyamein Award bang semoga berkenan
    Salam Takzim Batavusqu

    1. alhamdulillah, dihari jadi pancasila ini saya dikasi award lagišŸ™‚
      trims bang is….
      saleum

  6. nice postingan, yang paling berkesan, kalimat dt bg iskandar, merasuk dan bermakna dalam

    saleum dari aneuk nanggroe bgšŸ˜€

    1. semoga bisa di aplikasikan dg bijaksana ya mbakšŸ™‚

  7. Aku heran juga dengan cara para politikus dalam mencari perhatian massa. Tapi setelah berhasil mencuri perhatian massa, mereka malah melupakan nyašŸ˜”

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    1. sudah tentu massa pun memberikan penilaian yang jelek untuk si politikus ,
      saleum dmilano

Bagaimana menurut anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: