Peringatan itu bernama Ie beuna

Kemunculan Ie Beuna atau Tsunami pada dasarnya adalah bentuk peringatan dari Allah yang nyata dirasakan oleh masyarakat Aceh. Tragedi yang sangat menyedihkan itu sangat membekas dalam hati sanubari warga aceh hingga saat ini. Gempa bumi berkekuatan 9,2 pada skala richter yang diikuti tsunami pada minggu pagi, 26 Desember 2004 telah memporak porandakan bumi Aceh. Hanya dalam hitungan menit, sekitar 300.000-an nyawa melayang. Peringatan dari Allah itu juga telah membuat puluhan ribu rumah penduduk, harta benda, gedung-gedung perkantoran, sekolah, pertokoan serta fasilitas-fasilitas umum lainnya hancur seketika. Sangat mengerikan sahabat. Sehingga  Pemerintah Aceh pun menetapkan tanggal 26 Desember itu sebagai hari Peringatan Tsunami dan masyarakat wajib mengibarkan bendera merah putih setengah tiang sebagai penghormatan atas korban yang telah tiada.

Walaupun sudah lama berlalu, kemunculan Ie Beuna atau Tsunami diyakini sebagai peringatan dan cobaan dari Allah terhadap umatnya yang telah lalai dalam menjalankan syariat agama. Sebab itu, setiap orang supaya membuka mata, buka telinga, buka mata hati selebar-lebarnya. Kembali ke jalan yang benar. Dengan peringatan itu sepatutnya kita tingkatkan keimanan yang teguh terhadap agama dalam satu wadah itikad ahlusunnah wal jama’ah..

Sahabat, yang sudah biarlah berlalu, tugas kita sekarang adalah memperbaiki kesalahan dan ketidaksiapan kita untuk masa depan. Peringatan dari Allah itu adalah nyata dan suatu saat akan berlaku lagi dengan musibah yang berbeda pula. Mari kita jadikan itu semua sebagai bahan renungan bahwasanya Allah itu Maha Kuasa atas segalanya.

Bagi Aceh yang resmi menggunakan syariat Islam sebagai pedoman, alangkah bijak jika kita merujuk pada nilai-nilai spiritual dalam menyikapi dan mengambil hikmah dari peringatan Allah itu.  Akhirnya tulisan ini saya tutup dengan mengutip makna dari Surat Al An’am ayat 63, dimana Allah menanyakan kepada manusia yakni,

Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut? Dialah Allah swt, Sang Maha Penolong!

Saleum

Tulisan ini saya sertakan di ASKAT nya Pakdhe Cholik

52 comments

  1. ya sudah bang, saatnya untuk memulai lembaran yg baru dengan menjadikan perisitiwa yg telah lalu sebagai acuan untuk lebih baik ke depannya…

    jadi tau bahasa Sunami Aceh ni bang,, Ie Beuna..😀

    1. Usup Supriyadi · · Reply

      benar kata kang mas mabruri…😀

      1. saya juga sepakat🙂

        1. Saya juga mengamini komentarnya Mas Mabruri..

          1. saya setuju dengan komennya Mab,
            semua sudah terjadi dan pelajaran bagi semua untuk ke depan.

          2. Sipp deh…🙂

    2. betul bang, apalagi saya juga merasakan langsung keganasan gelombang itu, trauma sih masih ada namun saya berusaha sebisa mungkin untuk berserah diri sajalah. semua yang sudah terjadi mungkin sudah kehendakNya,
      Hehehe, ie beuna alias tsunami🙂

  2. oh tenyata tsunami bahasa acehnya le beuna yachh…jd pengen tahu…Bang Dmilano ada dimana waktu tsunami terjadi? ada ngga ceritanya di blog ini…..

    1. Yups, begitulah adanya mbak nia, kebetulan pagi itu saya berada didaerah terkena tsunami, bisa dibayangkanlah ,bak, jika tiada kuasa dari Allah lewat sebatang pohon, mungkis saya sudah tiada lagi. hehehe

  3. Saya sudah membaca artikel sahabat
    Dan sudah langsung saya catat
    Terima kasih atas partisipasi anda yang hebat
    Dari Surabaya saya kirim salam hangat

    1. Saleum juga dari saya di aceh dhe🙂

  4. orang Aceh ya ternyata. thanks infonya

    1. Lha, saya fikir dengan logo kupiah meukutop di atas ntu, mbak lidya sudah tau…🙂

  5. Nambah satu lagi kosa kata Aceh selain plie u dan pungo, he..he..

    1. hehehe mbak monda, kalo plik U adalah kesukaan saya, dan kalo pungo itu salah satu sifat saya kalo sedang kepingin pungo, hahahaha

  6. Sofyan · · Reply

    Mungkin kejadian i2 bsa jdi cermin untk bangsa ini agar segera berbenah diri..salam dari Banyuwangi

    1. Sangat mungkin kang sofyan,…. tujuannya juga kearah sana🙂

  7. kirain tadi le beuna itu bahasa Prancis hehehe…..Salam persahabatan

    1. Bukan Le beuna sob, tapi ie beuna…. huruf i yang dipake🙂

  8. hiks kalo mengenang tsunami…salam

    1. Saya juga hiks…. jika terkenang
      saleum🙂

  9. salam hangat mas dmilano ^_-^..sukses selalu

    1. Salam hangat juga🙂
      saleum

  10. Aku dpt tambahan vocab hari ini.. Le Beuna..
    Sebuah peringatan dari Allah supaya hidup kedepan mjd lebih baik.. Semoga..🙂

    1. Bukan Le bu, tapi Ie… pake “i” bukan “l”,
      bener nggak bang dmilano???

      1. ya bang, pake huruf ” i “, jadi bacaannya menjadi i beuna… gitu….😆

    2. Aamiin,…. menjadi lebih baik adalah tujuan, semoga kita mampu melaksanakannya,
      saleum🙂

  11. ie beuna…
    Sungguh hanya Allah Ta’ala yang dapat menolong…

    1. Betul kak,…. saya merasakan pertolongan Allah saat itu… sangat terasa betapa berartinya sebuah kehidupan

  12. jadi ikutan sedih mas😥

    1. Gak usah sedih lagi mas tris,🙂 kan semua sudah berlalu….. betul tak…???

  13. ya Masih terus teringat peringatan yang sungguh dahsyat.

    1. Saya juga sob, 2 kilo dibawa aer bah itu…. hiiyyy….

  14. Salam Takzim
    Subhannalloh jadi inget peristiwa yang membawa petaka tetangga saya bang, saat itu beliau sedang tugas di ACEH meninggal sekeluarga
    Salam Takzim batavusqu

    1. Ya bang, sangat mengerikan ketika i beuna itu menghantam, saya pun merasakan kematian sangat dekat saat itu, Alhamdulillah pertolongan Allah datang lewat sebatang pohon besar sehingga saya selamat dengan batang pohon itu…. huhff… mengerikan bang
      saleum

  15. aangbikinblog · · Reply

    Allah itu begitu sabar…..
    sabar untuk tidak memporakporandakan kehidupan manusia walaupun Ia sangat ampu untuk melakukannya =)

    1. Allahu Akbar…. Kita hanya mahkluk lemah yang seharusnya mensyukuri pemberiannya🙂

  16. manusia memang terkadang perlu diberi peringatan seperti itu mas, agar lekas sadar akan hakekat penciptaan mereka.
    semoga kita selalu ingat kepadaNya tanpa harus diberi peringatan terlebih dahulu, amin
    salam hangat ^_^

    1. Aamiin,… walaupun sangat mengerikan, namun saya masih bersyukur Banda Aceh gak habis semuanya dilalap i beuna, semoga semakin banyak kita kita yang bersyukur atas apa2 yang sudah diberikan olehNya pada kita.
      saleum

  17. wah, jadi tau sekarang bahasa acehnya tsunami itu le beuna🙂
    nambah lagi deh kosa kataku

    semoga sukses diacara ASKAT ini ya Dmilano
    salam

    1. Amin, setiap daerah punya nama tersendiri untuk menyebutkannya bun,🙂 kan bunda sudah tau tsunami itu bahasa acehnya apa kan… ?
      saleum

  18. smutunasharapanbangsa · · Reply

    Sudah saatnya kita bertobat. Semoga musibah yang ada masih berupa ujian dan peringatan. Karena kalau sudah berupa azab, apalah gunanya tobat kita.

    1. betul, terkadang saya sering berfikir demikian juga, trims dah berkunjung🙂

  19. ini seperti nassehat guru saya waktu SD….. pengalaman adalah guru yang terbaik

    mungkin bagi yang tidak mengalaminya bisa belajar dari pengelaman orang lain

    1. saya setuju dengan bang choirul,🙂

  20. kalau sudah bencana alam besar spt ini, manusia hanyak seperti setitik debu…

  21. Semoga dengan musibah yang terjadi dapat dijadikan sebagai peringatan bahwa Allah sangat memperhatikan kita agar lebih baik lagi

    salam dari pamekasan madura

  22. oooh namanya Le Beuna, sekilas mirip bahasa asing ya, El Nina sama El Nino bahasa Aceh juga bukan sih ? hhehhe

  23. riez · · Reply

    Tragedi yang membuat miris…pas nonton beritanya dulu sesek rasanya membayangkan kita yang menjadi korban…tapi semua itu sudah kehendak Allah…ambil hikmahnya ya bang jangan berperasangka Allah murka, tapi Sang Maha Pemaaf hanya memberi Peringatan

    1. yups, saya merasa itu semua adalah teguran karena sudah mulai lalai pada dunia. cukup ambil hikmahnya saja🙂
      saleum

  24. Le beuna, kok seperti bahasa Perancis ya, Bang😀

    Tragedi itu memang membuat trauma siapa saja, bahkan yang tidak mengalaminya sekalipun. Tapi memang betul, hanya berserah pada Yang Empunya yang bisa kita lakukan🙂

    1. Bukan Le beuna, tapi ie beuna…🙂

Bagaimana menurut anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: