Aku dan Uangku

Apakah ada manusia yang tak membutuhkan uang? Kurasa hampir gak ada manusia yang tidak membutuhkan uang dalam hidupnya karena perjalanan hidup kita tak pernah bisa lepas dari yang namanya uang. Dengan adanya uang kita mampu memenuhi kebutuhan hidup dan selebihnya dipergunakan untuk hal – hal lainnya. Bahkan ada yang bilang, dalam kehidupan ini uang adalah segalanya. Ya bisa jadi demikian meskipun ada juga dari sebagian kita tidak sepakat dengan hal tersebut. Tapi faktanya, apa yang kita liat selama ini adalah UUD alias Ujuang-Ujungnya Duit (uang). :lol:  karena memang pada dasarnya dengan adanya uang kita bisa membeli apa saja, bahkan yang lebih parah lagi khususnya di indonesia, dengan uang kita dapat membeli hukum, sebagaimana yang pernah kita dengar dalam lagu “Andai Aku Gayus”.😆

Sebelum ku melanjutkan tulisan ini, ada baiknya kita kilas balik ke defenisi uang itu sendiri. Menurut mbak wiki : Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.

Kan, sudah jelas bagi kita semua bahwa uang adalah semacam alat tukar dalam memenuhi kebutuhan hidup kita dalam bermasyarakat dan bernegara.

oke deh, lanjut…🙂Awal bulan adalah saat yang paling menyenangkan buatku karena pemerintah telah membayar upah kerjaku selama sebulan. Dan yang paling penting buatku adalah dengan uang ditangan, bahuku menjadi ringan dan senyum dibibir akan terus terkembang walaupun hanya untuk beberapa minggu kedepan karena yang namanya pegawai sudah pasti ada yang menganut “ Tutup Lobang Gali Lobang”. Akupun tak pula lepas dari itu dan tetap semangat membayar hutangku pada teman ataupun dikios tempat langgananku😀 Kebutuhan hidupku tidak selamanya sama dengan bulan yang lalu, yang jelas selalu saja ada yang bertambah ditiap – tiap bulan yang akan datang. Fuiiihh… Padahal didinding sekolah sudah terpampang dengan jelas hasil karya pendahulu kita yakni “ Hemat Pangkal Kaya” tapi bagaimana harus berhemat sementara jumlah kebutuhan pun semakin banyak.

Suatu hari, disaat kantong sedang berisi aku dan beberapa kawan sepakat untuk ngopi disebuah warkop dekat sekolah sembari bertukar kabar dan cerita.

“ Pening sekali kepalaku…” keluh Wandi, dia ini salah seorang pegawai tata usaha disekolah lain. Aku dan Akmal menatapnya heran karena sewaktu bertemu tadi dia masih segar bugar dan sama sekali tidak menampakkan gejala kesakitan.

“ emangnya kamu sakit ya Wan..?” tanya Akmal. Si Akmal ini guru SD tetangga.

Wandi menggelengkan kepalanya sambil berkata “ Bukan itu Mal, aku sakit kepala karena mikirin duit yang gak ada untuk keperluan aqiqah anakku 3 hari lagi…”

“ Oo itu masalahnya, kupikir kamu memang sakit kepala, sudah mau kubelikan paramex lho…” ucapku sambil bercanda. Akmal tertawa namun Wandi masih datar – datar saja dan sepertinya dia memang sedang bingung untuk mendapatkan uang. Ku tatap Wandi dengan perasaan iba, sambil berkata “ Wan, aku tau kamu sedang bingung sekarang, aku dan akmal akan berusah membantumu walaupun gak banyak tapi setidaknya dengan uang itu acara aqiqah anakmu  bisa dilaksanakan. Gimana..?? “

“ Iya Wan, aku juga punya sedikit tabungan yang bisa kamu pergunakan…” timpal Akmal sambil mereguk kopi nya.

Wandi menghela nafas dalam – dalam dan menatap kami berdua dengan rasa tak percaya. “ Kalian serius..??”

Aku dan Akmal menganggukkan kepala sambil tersenyum.

“ Masa’ kami menipumu wan,.. macam baru kenal saja..” ucap Akmal.

“ Gak mungkinlah aku dan akmal bermain kata bermanis bibir denganmu disaat genting begini.” Timpalku sambil tersenyum.

“ Alhamdulillah, kalian memang sahabatku yang paling baik…” jawab wandi dengan perasaan lega.

Wandi nampak sudah bersemangat dengan jawaban kami walaupun uang yang kami pinjamkan itu belum cukup untuk membiayai acara aqiqah anaknya, namun dengan adanya sedikit itu, setidaknya acara aqiqah tersebut sudah pasti terlaksana.

Kondisi Ngopi di Awal Bulan

Kondisi Ngopi di Awal Bulan

 Lagi – lagi uang yang jadi bahan pikiran manusia. Betapa hebatnya kuasa uang sehingga mengubah senyum bahagia menjadi senyum sedih dalam sekejab. Gak enak banget…😦 Karena aku sudah berjanji pada temanku itu akan meminjamkan sejumlah uang, akibatnya pengeluarankupun bertambah lagi dan tidak sama dengan bulan yang lalu. Aku tetap harus membeli keperluanku yang harganya mungkin sudah naik, walaupun untuk itu aku mesti nge- bon lagi. Hihihi….  nasib.😆

Kondisi Ngopi di pertengahan Bulan dengan gelas yang sama

Kondisi Ngopi di pertengahan Bulan dengan gelas yang sama

Sempat terlintas dalam benakku, setelah membaca beberapa postingan kawan – kawan nara sumber mengenai Daftar Angggaran Belanja Bulanan yang diprakarsai oleh pak Komandan Blogcamp. Sepertinya patut dicoba agar aku tidak terlalu royal dalam mempergunakan uang yang sampai saat ini tetap menjadi primadona tiada tara dalam kehidupan. Setidaknya aku bisa mengontrol arah larinya uang yang kudapatkan agar suatu saat aku tidak “kecarian” mereka tuh ada dimana.

Kondisi Ngopi di Akhir Bulan masih dengan gelas yang sama

Kondisi Ngopi di Akhir Bulan masih dengan gelas yang sama

Okelah kalau begitu, sebelum kuhabiskan tulisanku sampai disini, ada baiknya kita semua dapat mempergunakan uang dengan bijak dan sehat sehingga dengan begitu, keseimbangan kita dalam hidup tetap terjaga.

Hemat pangkal Kaya, tapi bukan berarti kita mesti kikir kan..?🙂

” SELAMAT HARI GURU”

44 comments

  1. kayak ada perbedaan kasta di tiap tanggal..hehe

    1. Hahahaa… sesuai tanggal mainnya, maka pasangan kopi selalu berbeda mbak🙂

  2. Setuju!
    Uang harus digunakan dengan bijak, karena kalo nggak tagihan bakal menumpuk di akhir bulan…apalagi kalo udah punya prinsip besar pasak daripada tiang, wah…nggak banget deh kalo itu sih…

    1. Apalagi kalo sempat nge bon sana sini, capek mikirnya😆

  3. Saya mengucapkan selamat hari guru🙂

    Salam Persahabatan

    disave.wp.com

    1. salam persahabatan kembali sob🙂

  4. Sayapun pernah mengalami hal yang sama
    Banyak minum dan nonton TV ketika tanggal tua
    Salam hangat dari Surabaya

    1. sepertinya demikian lebih nyaman ya Dhe, jadi gak kepikiran kali sama siprimadona dunia tu….

  5. hehe,,
    iya bang, kita harus pandai2 mengatur anggaran agar tetep bisa stabil setiap tanggalnya..😀

    1. saya yg bandel banggak pernah mau buat daftar belanja. soalnya cuma dengan cara begitu uang dikantong bisa selamat.

  6. kalau gak suka kopi trus apa dong penggantinya? teh tawar ya🙂

    1. Kalau saya sih hampir gak pernah nolak sama kopi mbak, sayang kan ditawarin malah ditolak.😆

  7. Hehehe… kalo bagi saya yang masih anak kost, tidak ada perbedaan kondisi keuangan baik di awal maupun akhir bulan. sama2 pailit bang.😀

    1. namanya juga masih anak kost mbak riendra. Tenang sajalah, roda terus berputar hingga suatu saat mbak riendra gak akan pailit lagi…😆

    2. sedih amat pailit terus dari awal sampai akhir bulan?😀

      1. nasib anak kost lho mbak nique😆

  8. duit-oh duit..dibilang gak penting ya penting…ini tanggal tua dikantong cuma bisa buat beli rokok 2 bungkus😦

    1. jangan banyak2 merokok sob, kasian paru paru….. dah mengap mengap tuh😆

  9. kunjungan pertama nih :mrgreen
    Ditunggu kunjungan baliknya🙂 salam persahabatan😀

    1. trims dah berkunjung,🙂
      salam persahabatan

  10. Hehehehe saya suka ilistrasi fotonya, Bang. Cangkir, kopi, dan rokok. Pasangan yang pas sekali.:mrgreen:

    1. Lho… mancis nya gimana sop…??? dia kan ikut juga berfoto disitu. ntar ngambek dia gak mau lagi hidup.😆

  11. Irfan Handi · · Reply

    Ini tanggal rasanya gak muda-muda Om, paceklik terus. he.he . .😆
    btw, ntar dapet royalti dari U Mild.😉

    1. wkwkwkkk….belum ada nih tanggapan dari pihak U Mild mas,😆

  12. jangan terlalu kikir dan jangan pula terlalu boros, ambillah tengah-tengahnya. Dan kaya itu tidak ditentukan oleh banyaknya uang ataupun tabungan, tapi bagaimana kita menerima dan mensyukuri yang Allah ‘titip’kan.

    1. saya setuju mas Abi,…🙂

  13. memang sangat baik membantu teman ya… tapi lebih baik jgn paksakan diri mgkn ya… membantu semampunya..
    mengaminkan yg terakhir.. semoga qta bisa mempergunakan uang dgn bijak🙂

    1. Gak tega aja liat nasib si kawan mbak, terasa juga ke diri disaat seperti itu dulu walaupun dalam kasus yg berbeda.

  14. Rokok ga pernah ketinggalan ya, hehe. Walaupun di akhir bulan ga ada uang, mulut harus tetap berasap😀

    1. padahal dah niat mo berhenti mbak, tapi lum bisa juga…. hiks..😦

  15. ada yg lebih sehat lg sob,, gimana kalau di kurangi rokok juga kan lebih irit dan sehat, juga,, hehe , just kidding ya sob,,;)

    1. Usul yang sangat bagus sob, trima kasih… akan segera ditindaklanjuti🙂

  16. gak anak kos atau pegawai/karyawan maupun boss atau pejabat, yang namanya uang tetap bikin mata ijo dan dibutuhkan mas

    1. namanya juga sang primadona dunia mas,….😆

  17. hahahaha nice artikel mas, aku juga butuh uang, alhamdulillah udah belejar cari duit sendiri🙂

    1. Itu sangat bagus mbak,🙂

  18. Aaahhh,, aku masih bisa menabung seh mas sekarang dengan gaji pemerintah, malahan lumayan berlebih untuk aku. Mungkin karena masih numpang orang tua kali yak, gak tahu juga pas udah punya keluarga sendiri ntar.. Mudah2an ada terus aja deh rejekinya.. Paling males berutang soalnya aku.. Gak dibolehin sama orang tua dari kecil.. >.<

    1. masalah berutang ntu cuma kesalahan teknis diawal awal dulu, akhirnya berlanjut hingga sekarang. mudah2an ntar jika sudah dapat uang sertifikasi, nasib akan berubah🙂

  19. yaya yg beruang.. eh berduit emang sering sok kuasa.

    eh bang ada PR blogger tuh buat abang.

    1. gak ada duit NO Cry….😆
      kata teman2 sih begitu.
      ehhh PR nya apaan tuh…???

  20. berkunjung sob..salam blogger
    sukses selalu yah..
    salam

    1. trims dah mampir lagi sob,🙂

  21. Ahmad Alkadri · · Reply

    Saya masih belajar menggunakan uang dengan baik juga… baru beberapa bulan memulai usaha mandiri, belum bisa mengelola dengan baik. Semoga kedepannya bisa lebih bagus, Amin.

    PS: Kunjungan pertama saya ke sini. Salam kenal😀

    1. Semoga usahanya berhasil sesuai dengan harapan ya mas,🙂

Bagaimana menurut anda... :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: